Kebiasaan Sehat untuk Hari yang Lebih Baik

Kecil Tapi Signifikan: Kebiasaan Sehat untuk Hari yang Lebih Baik

Setiap hari penuh dengan kegiatan dan tanggung jawab, dan seringkali kita mencari cara untuk meningkatkan kesejahteraan tanpa mengubah seluruh gaya hidup kita. Ternyata, kebiasaan sehat kecil namun signifikan dapat membuat perbedaan besar dalam kualitas hidup kita. Mari kita telaah beberapa kebiasaan sederhana yang dapat Anda terapkan untuk menjadikan setiap hari lebih baik.

1. Minum Air Putih di Pagi Hari

Tak dapat dipungkiri, air adalah sumber kehidupan. Minum segelas air putih di pagi hari setelah bangun tidur membantu menghidrasi tubuh yang baru saja melewati berjam-jam tanpa asupan cairan. Ini dapat meningkatkan energi, mengoptimalkan fungsi organ, dan memberikan penyegaran untuk memulai hari.

2. Berikan Waktu untuk Peregangan Pagi

Berikan beberapa menit setiap pagi untuk melakukan peregangan ringan. Ini dapat membantu meningkatkan sirkulasi darah, mengurangi kekakuan otot, dan memberikan rasa kenyamanan sebelum memulai aktivitas harian.

3. Sarapan Nutrisi Seimbang

Jangan lewatkan sarapan! Memulai hari dengan makanan yang mengandung protein, serat, dan nutrisi penting lainnya dapat memberikan energi yang konsisten sepanjang pagi. Pilihan seperti oatmeal dengan buah-buahan segar atau telur rebus adalah contoh sarapan sehat yang mudah dipersiapkan.

4. Penuhi Kebutuhan Vitamin D dengan Sinar Matahari Pagi

Mendapatkan paparan sinar matahari pagi membantu tubuh memproduksi vitamin D yang penting untuk kesehatan tulang dan sistem kekebalan. Nikmati matahari pagi selama beberapa menit sebelum memulai hari atau saat berolahraga ringan di luar ruangan.

5. Istirahat Singkat di Tengah Hari

Sediakan waktu untuk istirahat sebentar di tengah hari, terutama jika harimu penuh dengan pekerjaan atau aktivitas. Istirahat singkat dapat membantu mengurangi stres, meningkatkan konsentrasi, dan memberikan kesegaran mental.

6. Amati Pernapasan Dengan Sadar

Praktikkan teknik pernapasan yang dalam dan sadar. Ini dapat dilakukan di mana saja, kapan saja. Pernapasan yang baik dapat membantu meredakan stres, meningkatkan fokus, dan mengurangi ketegangan otot.

7. Batasi Paparan Media Sosial Sebelum Tidur

Hindari paparan media sosial atau layar gadget sebelum tidur. Cahaya biru yang dihasilkan dapat mengganggu ritme tidur alami. Alihkan perhatian Anda ke kegiatan yang lebih menenangkan, seperti membaca buku atau mendengarkan musik yang menenangkan.

8. Catat Hal-Hal Positif

Sebelum tidur, luangkan waktu untuk mencatat hal-hal positif atau pencapaian kecil hari itu. Hal ini dapat membantu meningkatkan rasa syukur dan meningkatkan suasana hati secara keseluruhan.

Kecil tapi signifikan, kebiasaan-kebiasaan ini dapat membentuk fondasi untuk hari yang lebih baik dan hidup yang lebih sehat secara keseluruhan. Cobalah untuk mengintegrasikan beberapa dari mereka ke dalam rutinitas harian Anda, dan saksikan bagaimana kecilnya perubahan dapat memberikan dampak yang besar.

 

Sumber: Berbagai sumber.

Manajemen Stres dalam Kehidupan Sehari-hari

Manajemen Stres dalam Kehidupan Sehari-hari: Meningkatkan Kesejahteraan dengan Cara yang Bijak

Stres merupakan bagian alami dari kehidupan sehari-hari, tetapi manajemen yang baik dapat membantu kita mengatasi tantangan dengan lebih efektif. Dalam artikel ini, kita akan membahas beberapa strategi praktis untuk mengelola stres dalam kehidupan sehari-hari dan meningkatkan kesejahteraan secara keseluruhan.

1. Identifikasi Sumber Stres

Langkah pertama dalam manajemen stres adalah mengidentifikasi sumbernya. Apakah itu tekanan pekerjaan, masalah hubungan, atau tanggung jawab sehari-hari, memahami akar penyebab stres dapat membantu kita menangani situasi dengan lebih efektif.

2. Prioritaskan Tugas

Ketika tugas-tugas menumpuk, rasanya sulit untuk tidak merasa tertekan. Tentukan prioritas untuk mengelola waktu dengan lebih efisien. Fokus pada tugas-tugas yang paling penting terlebih dahulu dan pecah pekerjaan besar menjadi langkah-langkah yang lebih kecil.

3. Praktekkan Olah Napas dan Meditasi

Teknik pernapasan dalam dan meditasi adalah cara yang efektif untuk meredakan stres. Luangkan waktu sebentar setiap hari untuk duduk tenang, fokus pada napas, dan biarkan pikiran-pikiran stres mengalir perlahan-lahan keluar.

4. Tetap Aktif secara Fisik

Aktivitas fisik tidak hanya baik untuk tubuh tetapi juga membantu meredakan stres. Olahraga ringan, seperti berjalan kaki atau yoga, dapat membantu melepaskan endorfin, hormon kebahagiaan yang dapat meredakan stres.

5. Tetap Terhubung dengan Orang Lain

Berbicara dengan teman, keluarga, atau rekan kerja dapat memberikan dukungan emosional yang penting. Bagikan perasaan dan pemikiran Anda, dan jangan ragu untuk meminta bantuan jika diperlukan.

6. Batasi Paparan Media Sosial

Media sosial dapat menjadi sumber stres tambahan. Batasi waktu Anda di platform tersebut dan hindari membandingkan diri Anda dengan orang lain. Fokus pada pencapaian Anda sendiri dan perjalanan unik yang sedang Anda alami.

7. Tetapkan Batas dan Pelajari Mengatakan ‘Tidak’

Terlalu banyak tanggung jawab dapat menyebabkan stres berlebihan. Pelajari untuk mengatakan ‘tidak’ ketika Anda merasa melebihi kapasitas. Tetapkan batas yang sehat untuk menjaga keseimbangan dalam kehidupan Anda.

8. Ciptakan Waktu untuk Hiburan dan Rekreasi

Sisihkan waktu untuk aktivitas yang Anda nikmati dan yang dapat membantu melepaskan stres. Membaca buku, menonton film, atau berkebun dapat menjadi bentuk hiburan yang efektif.

9. Tetapkan Tujuan yang Realistis

Menetapkan tujuan yang realistis membantu menghindari kekecewaan dan tekanan yang tidak perlu. Pecahkan tujuan besar menjadi langkah-langkah kecil yang dapat dicapai secara bertahap.

10. Pertimbangkan Bantuan Profesional

Jika stres terus berlanjut dan memengaruhi kesejahteraan Anda, pertimbangkan untuk mencari bantuan dari profesional kesehatan mental. Konseling atau terapi dapat memberikan dukungan tambahan dan strategi koping yang lebih mendalam.

Dengan menerapkan strategi-strategi ini, kita dapat mengelola stres dalam kehidupan sehari-hari dengan lebih efektif, membantu meningkatkan kesejahteraan dan menjalani kehidupan dengan lebih seimbang. Ingatlah, manajemen stres adalah kunci untuk hidup yang lebih bahagia dan sehat.

 

Sumber : Berbagai sumber.

Penyakit Jantung Koroner

Secara global, Penyakit Tidak Menular (PTM) yang menjadi penyebab kematian nomor satu setiap tahunnya adalah penyakit kardiovaskuler. Menurut World Health Organization (WHO), penyakit kardiovaskuler adalah penyakit yang disebabkan oleh gangguan fungsi jantung dan pembuluh darah. Ada banyak macam penyakit kardiovaskuler, tetapi yang paling umum dan paling terkenal adalah penyakit jantung koroner. Penyakit jantung koroner adalah gangguan fungsi jantung akibat otot jantung kekurangan darah karena penyumbatan atau penyempitan pada pembuluh darah koroner akibat kerusakan lapisan dinding pembuluh darah (aterosklerosis).

Apa Saja Faktor Risiko Penyakit Jantung Koroner?
Faktor risiko penyakit jantung terdiri dari faktor risiko yang tidak dapat dimodifikasi dan yang dapat dimodifikasi.
Faktor risiko yang tidak dapat dimodifikasi:
1. Riwayat Keluarga
2. Umur
3. Jenis kelamin
4. Obesitas

Faktor risiko yang dimodifikasi:
1.Hipertensi
2.Diabetes Melitus
3.Dislipidemia
4.Kurang aktivitas fisik
5.Diet tidak sehat
6.Stres

Apa Saja Tanda Serangan Jantung?

Berikut adalah tanda-tanda terjadi serangan jantung :
• Rasa sakit, nyeri atau tidak nyaman di dada kiri. Nyeri menjalar ke lengan kiri, bahu, punggung, leher rasa tercekik atau rahang bawah (rasa ngilu), kadang penjalarannya ke lengan kanan atau kedua lengan.
• Sesak napas
• Mual, muntah atau keringat dingin
• Pusing atau pingsan

Mari Cegah Penyakit Jantung dengan C.E.R.D.I.K

Cek kesehatan secara berkala
Enyahkan asap rokok
Rajin aktivitas fisik
Diet sehat dengan kalori seimbang
Istirahat cukup
Kelola stres

Sumber:
Pusat Data dan Informasi Kementrian Kesehatan Indonesia; Situasi Kesehatan Jantung; 2014.

NRS

Hari Olahraga Nasional

Hari Olahraga Nasional adalah hari olahraga untuk kita semua, bangsa Indonesia. Hari yang tepat mengingat agar menjaga hidup yang sehat dengan cara berolahraga.

Obat Obatan Yang Dapat Meningkatkan Denyut Jantung

Salam Sehat! Beberapa obat pada kondisi tertentu dan pada individu tertentu dapat mempengaruh sinyal listrik pada jantung dan membuat jantung berdetak lebih cepat (takikardia).

Penting bagi Sahabat Sehat untuk selalu mengkonsumsi obat secara tepat sesuai anjuran Dokter dan mendengarkan penjelasan Apoteker, agar terhindar dari efek samping yang tidak diinginkan.

Beberapa Jenis obat yang dapat mempengaruhi jantung berdetak lebih cepat antara lain:
1. Obat Asma
Banyak obat obatan asma dapat menyebabkan detak jantung menjadi lebih cepat, seperti kortokosteroid inhalasi, albuterol, inhaled long acting beta 2 agonist dan methylxanthine oral.
2. Antibiotik
Azithromycin adalah antibiotik yang dapat meningkatkan detak jantung. Namun, pada pasien penderita penyakit jantung, antibiotik lain seperti levofloxacin, amoxicillin, dan ciprofloxacin dapat mempengaruhi perubahan detak jantung.
3. Obat Batuk, Pilek, dan Alergi
Banyak obat Dekongestan, dengan kandungan Pseudoephedrine atau Phenylephrine yang dijual bebas atau disebut obat Over The Counter (OTC). Bahan bahan ini dapat menyebabkan jantung berdebar debar (heart palpitation) atau peningkatan tekanan darah.
4. Obat Tiroid
Pada pasien hipotiroid yang mengonsumsi obat levothyroxine, salah satu efek samping obat tersebut dapat meningkatkan denyut jantung.
5. Antidepresan
Beberapa obat yang digunakan untuk mengobati depresi dapat meningkatkan detak jantung termasuk Serotonin dan Norephinephrine Reuptake Inhibitors (SNRIs) seperti desvenlaxine, duloxetine, venlafaxine serta Tricyclic Antidepressants seperti amitriptyline, clomipramine dan desipramine.
6. Suplemen
Beberapa suplemen dapat memicu peningkatan detak jantung dan menyebabkan detak jantung menjadi tidak teratur. Contohnya bitter orange, valerian, hawthorn, ginseng dan ephedra.

Sahabat Sehat tidak perlu khawatir, karena pasti Dokter akan memberikan obat yang sesuai dengan kondisi masing-masing pasien untuk kesembuhan dan keamanan pasien.
Dan ingat, dengarkan atau kalau perlu dicatat penjelasan dari Apoteker saat memberikan obat , agar tidak keliru dalam mengkonsumsi obat baik jenis, cara dan waktunya.

Salam Sehat

Sumber :
http://www.webmd.com/heart-diseases/atrial-fibrillation/medicines-raise-heart-rate

EAA