Kunjungan Belajar Peserta Program Bimbingan Profesi Sarjana SDM PT Pertamina (Persero) Tahun 2020

Jakarta,

Bertempat di Kantor Yakes Pertamina-Wisma Tugu 2 Jakarta Selatan, pada hari Kamis tanggal 20 Februari 2020, Yakes Pertamina menerima kunjungan belajar peserta program BPS (Bimbingan Profesi Sarjana) SDM PT Pertmina (Persero) tahun 2020. Ada 5 peserta dan semuanya mempunyai latar belakang kedokteran umum yang sesuai rencana memang akan ditempatkan di Fungsi Medical PT Pertamina (Persero).

Acara dibuka oleh Ketua/Direktur Utama Yakes, dr.Widodo Yudhiarto. Dalam pembukaannya, Ketua/Direktur Utama Yakes mengucapakan selamat telah terpilih dan menjadi calon pekerja Pertamina serta memberikan motivasi agar terus bersemangat, bekerja dengan ikhlas dan mecurahkan pikiran dan tenaga untuk kemajuan Pertamina.

Turut memberikan motivasi juga dr. Irma Herawati selaku Sekretaris/Direktur Operasi Yakes Pertamina, yang mengingatkan pentingnya idealisme dalam mengemban tugas sebagai Dokter Perusahaan dan pentingnya menjaga attitude.

Program yang dirancang dari pagi sampai dengan sore ini, antara diisi dengan materi-materi proses bisnis Yakes, seperti proses bisnis di Fungsi Layanan, di Fungsi SDM maupun Fungsi Keuangan yang diisi oleh pekerja dari Yakes Pertamina. Peserta juga diajak langsung untuk melihat proses manajemen tagihan dan verifikasi serta manajemen call center di kantor Administrasi Yakes Pertamina yang berada di Jl. Minangkabau.

 

Kegiatan ditutup dengan kuis berhadiah untuk menambah semangat peserta. Sukses selalu BPS SDM 2020 dan membuat kejayaan untuk Pertamina.

 

Pertamina Pastikan Layanan & Pelindungan Kesehatan Pekerja dan Pensiunan Lebih Baik

KONTAN.CO.ID -JAKARTA. Sebagai BUMN yang mengelola energi nasional, Pertamina harus memastikan sekitar 31.000 pekerjanya siap melayani masyarakat dalam kondisi sehat.

Untuk itu, Pertamina akan terus mendorong peningkatan layanan dan perlindungan kesehatan kepada seluruh pekerja Pertamina Group dengan menfasilitasi penandatangan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pertamina Bina Medika (PBM) dan Yayasan Kesehatan (Yakes) Pertamina.

Direktur SDM Pertamina, Koeshartanto menyatakan sebagai pekerja Pertamina Group yang tersebar di seluruh wilayah operasi merupakan aset perusahaan untuk melayani kebutuhan energi di seluruh pelosok Indonesia. Agar pekerja dapat bekerja secara optimal, Pertamina harus memperhatikan kondisi kesehatan mereka dengan menyediakan layanan dan perlindungan kesehatan yang baik.

“Pekerja adalah aset perusahaan dan kami berharap para pekerja fokus memberikan kinerja terbaiknya dalam setiap operasional perusahaan. Untuk itu perusahaan harus merencanakan pelayanan dan perlindungan kesehatan, baik saat mereka masih bekerja maupun setelah memasuki masa pensiun,” ujar Koeshartanto di sela-sela penandatanganan PKS yang berlangsung di Kantor Pusat Pertamina, di Jakarta pada Senin 23 Desember 2019.

Menurutnya, penandatangan PKS antara Pertamina Bina Medika dan Yayasan Kesehatan Pertamina merupakan upaya Pertamina untuk meningkatkan layanan dan perlindungan kesehatan kepada 42.000 orang yaitu pekerja dan keluarganya serta kepada 60.000 orang pensiunan Pertamina.

“Alhamdulillah dapat kita awali dengan PKS ini, sehingga memasuki 2020 diharapkan Service Level Agreement (SLA) antar para pihak terkait dapat memberikan pelayanan maksimal kepada pekerja dan keluarganya serta pensiunan,”tambahnya.

Ia juga menyampaikan, melalui kerjasama tersebut, PBM dan Yakes dapat melakukan penajaman efisiensi dan pelayanan terus ditingkatkan melalui SDM yg lebih berdedikasi dan profesional.

 

 

Sumber : https://industri.kontan.co.id/news/pertamina-pastikan-layanan-pelindungan-kesehatan-pekerja-dan-pensiunan-lebih-baik

Dialog Interaktif dengan Pensiunan Jambi

Jambi,

Pada hari Selasa tanggal 11 Februari 2020, bertempat di Kantor Pertamina EP Asset 1 Jambi, Yayasan Kesehatan Pertamina berkesempatan melakukan dialog interaktif dengan para pensiunan Pertamina di Jambi. Acara yang juga dihadiri GM Pertamina EP Asset 1, Manajer HR dan jajarannya tersebut mendapatkan antusiasme dari pensiunan Jambi sampai memenuhi gedung aula. Dalam kesempatan tersebut, GM Pertamina EP Asset 1 mengucapkan apresiasi yang tinggi terhadap Yayasan Kesehatan Pertamina yang telah mengusahakan layanan kesehatan yang terbaik kepada para pensiunan dan terima kasih atas perjuangan pensiunan yang dahulu telah berkontribusi dengan baik kepada Pertamina. Lebih lanjut GM Pertamina EP menyampaikan bahwa seluruh kegiatan apapun harus taat dan tunduk pada aturan yang berlaku, seperti penganggaran layanan kesehatan pensiunan dan fokus poliklinik EP Pertamina Asset 1 pada aspek kesehatan kerja. Namun perubahan tersebut diharapkan tidak mengurangi kenyamanan pensiunan sehingga pensiunan tetap dapat terpenuhi kebutuhan layanan kesehatan.

Sambutan kedua dari Ketua Himpana Cabang Jambi, Bapak H. Rafi. Rafi memberikan apresiasi juga kepada Pertamina EP Asset 1 yang selama ini menyediakan poliklinik dan membantu memberikan layanan kesehatan dan mengapresiai Yakes Pertamina yang telah memberikan layanan kesehatan. “Terhadap aturan atau kebijakan yang baru pada dasarnya Himpana sangat mengerti, imbuhnya”

Sambutan ketiga oleh Ketua/Direktur Utama Yakes Pertamina, dr. Widodo Yudhiarto. Ketua/Direktur Utama Yakes menegaskan bahwa atas aturan yang baru, maka Yakes akan menyediakan Poliklinik baru diluar area kantor Pertamina EP Jambi dan provider layanan kesehatan lainnya, sehingga Poliklinik Pertamina EP fokus pada kegiatan kesehatan kerja dan tidak lagi sibuk menangani administrasi layanan kesehatan pensiunan. “Tentu kita memastikan aspek mutu dan menjamin kenyamanan bagi pensiunan, bahkan perpindahan poliklinik tersebut akan dilakukan masa transisi agar dapat berjalan smooth, sejalan dengan permintaan GM”, pungkas Widodo.

Acara dialog interaktif, diawali dengan presentasi dr. Dhian Handriawan, VP Layanan Kesehatan Yakes Pertamina, yang memaparkan secara detil layanan kesehatan di area Jambi. Tampak sekali para pensiunan bersemangat untuk bertanya, mengklarifikasi bahkan memberikan saran. Dialog interaktif ini terasa sangat efektif.

Acara berlangsung kurang lebih 3 jam dan diakhiri dengan memberika 10 buah doorprize dan makan siang bersama.

Berkumpul bersama antara pensiunan Jambi dan Yakes Pertamina terlihat sebagai sesuatu yang melegakan hati para pensiunan Jambi, karena dapat bersilaturahmi dan langsung diberikan solusi atas permasalahan kesehatan. Suasana kekeluargaan juga tampak dari momen foto bersama di akhir acara. Apalagi mereka dengan semangat meneriakkan Salam Sehat yaitu Sehat, Bahagia, Sejahtera.

 

Semoga para pensiunan Jambi selalu dalam keadaan sehat, bahagia, sejahtera sesuai doa mereka dalam Salam Sehat.

Yakes Pertamina Mendukung Kegiatan Ceramah Kesehatan Himpana Jakarta Selatan

Jakarta,

Bertempat di Graha RSPP Lantai 12, pada hari Rabu tanggal 21 Januari 2020, Himpana Jakarta Selatan menyelenggarakan kegiatan Ceramah Kesehatan, mengenai kesehatan mata pada usia lanjut dan nyeri pada punggung bawah. Pada kesempatan tersebut, turut diundang juga Ketua/Direktur Utama Yakes Pertamina, dr. Widodo Yudhiarto.

Dalam sambutannya, Widodo mengatakan bahwa Yakes Pertamina sangat mendukung dan mengapresiasi kegiatan Ceramah Kesehatan sebagai bagian dari Program Promotif dan Preventif.

Widodo juga mengharapkan agar kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara kontinyu dan merata diseluruh Himpana. Dihadapan lebih dari 100 peserta yang hadir, Widodo juga memaparkan program kerja dan progress Yakes Pertamina, termasuk upaya-upaya peningkatan layanan kesehatan Pensiunan.

Pada kesempatan ini, Yakes Pertamina juga memberikan kenang-kenangan/doorprize kepada 10 orang yang beruntung.

Kegiatan yang dihadiri langsung oleh Ketua PP Himpana Pusat, Bapak Supriyanto dan Ketua Himpana Jakarta Selatan, Bapak Tantyoko berlangsung antusias sampai dengan selesai.

“Saya mengharapkan komunikasi diantara Yakes Pertamina dan Himpana terus berjalan lancar dan efektif, sehingga dengan cepat kita bisa membuat solusi jika ada permasalahan layanan kesehatan. Saya juga mengucapkan terima kasih atas undangan ini, semoga Bapak Ibu selalu dalam keadaan sehat dan bahagia, serta jaya selalu Himpana”, pungkas Widodo.

Corona Virus

Virus Corona atau 2019 Novel Coronavirus adalah virus yang menyerang sistem pernapasan. Virus ini bisa menyebabkan gangguan pada sistem pernapasan, pneumonia akut, sampai kematian.

Virus 2019 Novel Coronavirus (2019-nCoV) yang lebih dikenal dengan nama virus Corona adalah jenis baru dari coronavirus yang menular ke manusia. Virus ini pertama kali ditemukan di kota Wuhan, Cina, pada akhir Desember 2019. Virus ini menular dengan cepat dan telah menyebar ke wilayah lain di Cina dan ke beberapa negara.

Corona virus adalah kumpulan virus yang bisa menginfeksi sistem pernapasan. Pada banyak kasus, virus ini hanya menyebabkan infeksi pernapasan ringan, seperti flu. Namun, virus ini juga bisa menyebabkan infeksi pernapasan berat, seperti pneumonia, Middle-East Respiratory Syndrome (MERS), dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS).

Gejala Virus Corona

Infeksi virus Corona bisa menyebabkan penderitanya mengalami gejala flu, seperti hidung berair dan meler, sakit kepala, batuk, nyeri tenggorokan, dan demam, atau gejala penyakit infeksi pernapasan berat, seperti demam tinggi, batuk berdahak bahkan berdarah, sesak napas, dan nyeri dada.

Namun, secara umum ada 3 gejala umum yang bisa menandakan seseorang terinfeksi virus Corona, yaitu:

Menurut penelitian, gejala infeksi virus Corona muncul dalam 2 hari sampai 2 minggu setelah paparan virus Corona.

Kapan harus ke dokter ?

Segera ke dokter bila Anda mengalami atau menemukan gejala virus Corona pada orang lain seperti yang disebutkan di atas, terutama jika gejala muncul 2 minggu setelah kembali dari Cina atau negara lain yang positif terinfeksi. Orang yang dicurigai terinfeksi virus Corona harus segera dirujuk ke IGD rumah sakit terdekat agar mendapat penanganan yang tepat.

Penyebab Virus Corona

Infeksi virus Corona disebabkan oleh coronavirus, yaitu kelompok virus yang menginfeksi sistem pernapasan. Pada sebagian besar kasus, coronavirus hanya menyebabkan infeksi pernapasan ringan sampai sedang, seperti flu. Akan tetapi, virus ini juga bisa menyebabkan infeksi pernapasan berat, seperti MERS, SARS, dan pneumonia.

Ada dugaan bahwa virus Corona awalnya ditularkan dari hewan ke manusia. Namun, kemudian diketahui bahwa coronavirus juga menular dari manusia ke manusia.

Seseorang dapat terinfeksi coronavirus melalui berbagai cara, yaitu:

  • Tidak sengaja menghirup percikan ludah dari bersin atau batuk penderita virus Corona.
  • Memegang mulut atau hidung tanpa mencuci tangan terlebih dulu, setelah menyentuh benda yang terkena air liur penderita.
  • Kontak jarak dekat dengan penderita, seperti bersentuhan atau berjabat tangan.

Virus Corona dapat menginfeksi siapa saja, tetapi lebih berisiko menyerang orang tua, serta orang yang sedang sakit atau memiliki kekebalan tubuh lemah.

Diagnosis Virus Corona

Untuk menentukan apakah pasien terinfeksi virus Corona, dokter akan menanyakan gejala yang dialami pasien. Dokter juga akan bertanya apakah pasien bepergian ke wilayah endemik virus Corona sebelum gejala muncul.

Guna memastikan diagnosis virus Corona, dokter akan melakukan pemeriksaan lanjutan berikut :

Pengobatan Virus Corona

Infeksi virus Corona belum bisa diobati, tetapi ada beberapa langkah yang dapat dilakukan dokter untuk meredakan gejalanya, yaitu :

  • Memberikan obat pereda demam dan nyeri. Namun, dokter tidak akan memberikan aspirin pada penderita infeksi virus Corona yang masih anak-anak.
  • Menganjurkan penderita untuk mandi air hangat dan menggunakan humidifier (pelembab udara), untuk meredakan batuk dan sakit tenggorokan.
  • Menganjurkan penderita untuk istirahat yang cukup dan jangan keluar rumah untuk mencegah penyebaran virus.
  • Menganjurkan dan mengharuskan penderita untuk minum banyak air putih guna menjaga kadar cairan tubuh.

Komplikasi Virus Corona

Pada kasus yang parah, infeksi virus Corona bisa menyebabkan beberapa komplikasi serius berikut ini :

Pencegahan Virus Corona

Sampai saat ini, belum ada vaksin untuk mencegah virus Corona. Oleh sebab itu, cara pencegahan virus corona yang terbaik adalah dengan menghindari faktor-faktor yang bisa menyebabkan Anda terinfeksi virus ini, yaitu :

  • Hindari bepergian ke Cina atau ke negara lain yang telah ditemukan adanya penularan virus Corona.
  • Gunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan, terutama bila Anda beraktivitas di tempat umum.
  • Rutin mencuci tangandengan air dan sabun atau hand sanitizer yang mengandung alkohol setelah beraktivitas di luar ruangan.
  • Hindari kontak dengan hewan, terutama hewan liar. Bila terjadi kontak dengan hewan, cuci tangan setelahnya.
  • Pastikan Anda memasak daging sampai benar-benar matang sebelum dikonsumsi.
  • Tutup mulut dan hidung dengan tisu saat batuk atau bersin, kemudian buang tisu ke tempat sampah.
  • Jangan menyentuh mata, mulut, dan hidung sebelum mencuci tangan.
  • Hindari berdekatan dengan seseorang yang sedang sakit.
  • Jaga kebersihan benda yang sering disentuh dan kebersihan lingkungan.

Untuk seseorang yang diduga terinfeksi virus Corona, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan agar virus tidak menular ke orang lain, yaitu :

  • Jangan keluar rumah, kecuali untuk mendapatkan pengobatan.
  • Usahakan untuk tinggal terpisah dari orang lain untuk sementara waktu. Bila tidak memungkinkan, gunakan kamar tidur dan kamar mandi yang berbeda dengan yang digunakan orang lain.
  • Larang dan cegah orang lain untuk mengunjungi atau menjenguk Anda sampai Anda benar-benar sembuh.
  • Sebisa mungkin jangan melakukan pertemuan dengan orang yang sedang sedang sakit.
  • Hindari berbagi alat makan dan minum, alat mandi, serta perlengkapan tidur dengan orang lain.
  • Pakai masker dan sarung tangan bila sedang berada di tempat umum atau sedang bersama orang lain.
  • Gunakan tisu untuk menutup mulut dan hidung bila batuk atau bersin, lalu buang tisu ke tempat sampah.

 

sumber : https://www.alodokter.com/virus-corona