Safari Virtual Yakes Pertamina Untuk Warga Pensiunan Pertamina Jawa Timur

Pada Rabu, 19 Agustus 2020, Yakes Pertamina mengadakan kegiatan “Safari Virtual Yayasan” yang dimulai untuk Pensiunan PT Pertamina (Persero) di daerah Jawa Timur menggunakan video conference via Microsoft Teams.

Kegiatan ini meningkatkan komunikasi serta memberikan informasi tentang kebijakan kesehatan Yayasan Kesehatan Pertamina dan informasi pengetahuan kesehatan terkait Covid-19. Safari Virtual Yayasan dilaksanakan perminggu/dua minggu di setiap provinsi sesuai dengan daerah populasi Pensiunan PT Pertamina (Persero).

Safari Virtual Yayasan dibuka oleh Ketua / Direktur Utama Yakes Pertamina dr. Widodo Yudhiarto. Dalam hal ini dr. Widodo Yudhiarto dan Pengurus / Direksi Yakes Pertamina berharap Pensiunan PT Pertamina (Persero) dapat menyadari pentingnya kesehatan terutama pada masa pandemic Covid-19. Masih tingginya tingkat penambahan kasus Covid-19 di Indonesia perlu menjadi perhatian khusus untuk kita bersatu-padu putuskan rantai penularannya.

Yakes Pertamina memiliki tagline khusus untuk Pensiunan PT Pertamina (Persero) terkait dengan pola preventif yang wajib kita laksanakan untuk melawan Covid-19.

Pensiunan Lawan Corona!

Ahshiaayap!

Amankan diri jaga jarak

Selalu pakai masker & cuci tangan

Hindari kerumunan

Istirahat yang cukup

Aktif olahraga

Atasi Stress be happy with

Yakes Pertamina!

Kegiatan berlangsung kurang lebih selama 3 jam termasuk dalam penyampaian materi, tips sehat, sosialisasi provider baru di daerah setempat dan terdapat quiz bagi Peserta Pensiunan yang hadir dengan hadiah menarik bagi Pensiunan yang dapat menjawab pertanyaan terkait dengan isi materi Safari Virtual Yayasan.

Para Pensiunan Jatim PT Pertamina (Persero) menunjukkan rasa antusias dan semangatnya dalam kegiatan ini. Tentu poin penting dan rasa bahagia yang tercurah pada kegiatan Safari Virtual ini akan menjadi kekuatan bagi Pensiunan PT Pertamina (Persero) dalam menjaga pola kesehatan dan juga menjadi kekuatan bagi Yakes Pertamina untuk terus sepenuh hati menyediakan dan memastikan layanan kesehatan bagi Pensiunan PT Pertamina (Persero) berjalan dengan baik dan lancar.

Hits: 26

Sampai Bulan Juli 2020, Yakes Pertamina Mempunyai 404 Provider Kesehatan

Sampai dengan bulan Juli 2020 ini Yakes Pertamina menambah 7 provider sehingga total jumlah provider menjadi 404 buah provider seluruh Indonesia yang terdiri dari provider Dokter Praktik Mandiri, Klinik, Rumah Sakit, Apotek dan Laboratorium Klinik.

Seiring berjalannya waktu, kebutuhan akan layanan kesehatan semakin meningkat. Terutama di masa pandemi Covid-19 dengan segala dampaknya serta berkembangnya jumlah penyakit dan komplikasi yang terjadi.

Yayasan Kesehatan Pertamina selalu berupaya menjamin pemenuhan kebutuhan akan layanan kesehatan dengan banyak membuka jejaring Klinik & Rumah Sakit dan juga bertujuan mempermudah akses pensiunan di fasilitas kesehatan tersebut.

Provider fasilitas kesehatan yang dipilih selain sebagai penyedia layanan kesehatan untuk kasus-kasus penyakit terutama penyakit degenerative (penyakit yang muncul di usia lanjut) juga disesuaikan dengan kebutuhan saat ini yaitu di masa pandemic Covid-19 ini sebagai penyangga/rujukan Covid-19.

Yakes Pertamina memastikan fasilitas kesehatan yang dipilih sesuai dengan kebutuhan akan layanan kesehatan populasi wilayah tersebut yang telah menjalani serangkaian penilaian sesuai standar Yakes Pertamina.

Daftar update provider Yakes Pertamina dapat dilihat di website ini di Menu Layanan sub menu Provider Kesehatan.

Hits: 40

Transisi New Normal, Yakes Pertamina Mengadakan Persiapan Work From Office

Jakarta – Senin, 8 Juni 2020 adalah hari pertama pekerja dan mitra kerja Yayasan Kesehatan Pertamina melakukan Work From Office (WFO) dengan protokol kesehatan dan skema yang telah diatur. Sebelum memasuki Masa Transisi New Normal, para pekerja dan mitra kerja melaksanakan Rapid Test sesuai dengan protokol kesehatan yang ditetapkan Perusahaan. Selain Rapid Test dibagikan Medical Kit berupa masker, hand sanitizer, dan vitamin. 

Pekerja dan mitra kerja Yakes Pertamina yang kembali bekerja di kantor sebanyak 50% dari jumlah pekerja yang ada.  Pekerja dan mitra kerja Yakes Pertamina dibagi menjadi 4 tim, yaitu WFO Mandatory, WFO Flexibility, WFO Prosedur Masa Transisi, dan WFH Mandatory. WFO Mandatory adalah pekerja dan mitra kerja yang harus masuk dikarenakan posisi jabatan dan jenis pekerjaannya. WFO Flexibility adalah pekerja dan mitra kerja yang harus masuk sesuai dengan kebutuhan Yakes (masuk WFO 1-3 kali/seminggu). WFO Prosedur Masa Transisi adalah pekerja dan mitra kerja yang secara bertahap akan melaksanakan pekerjaan di tempat kerja sesuai dengan protokol/prosedur masa transisi. Tim ini dibagi menjadi Tim A dan Tim B. Sedangkan WFH Mandatory adalah pekerja dan mitra kerja dengan kriteria kondisi khusus atau memiliki status Orang Dalam Pemantauan (ODP), Orang Tanpa Gejala (OTG), Pasien Dalam Pengawasan (PDP), atau positif Covid-19.

Untuk memberikan perlindungan kesehatan dan pencegahan penyebaran COVID-19, bagi para pekerja dan mitra kerja yang melakukan WFO mendapatkan fasilitas antar jemput bagi pekerja dan mitra kerja yang tidak memungkinkan menggunakan kendaraan pribadi. Jam kerja dilakukan sesuai protokol, yaitu masuk pukul 07:00-07:30 dan pulang pukul 15:30-16:00.

Sebelum masuk ke kantor, pekerja akan dicek terlebih dahulu suhu tubuh untuk memastikan bahwa pekerja dalam kondisi sehat dan siap bekerja. Yakes Pertamina membatasi kapasitas ruang kerja dengan memberikan tanda dan label serta mika antar meja agar terjaga social distancing.

Hits: 31

Work From Home, Yakes Pertamina Tetap Monitor Pekerja

Work From Home (WFH) atau yang kita kenal bekerja dari rumah adalah kebijakan baru yang diterapkan hampir seluruh perusahaan saat di masa pandemi Covid-19. WFH adalah sebuah tantangan baru bagi para perusahaan agar proses bisnis dapat tetap berjalan dengan lancar. Banyaknya kekhawatiran ketika mengubah pola kerja menjadi Work From Home dikarenakan turunnya produktivitas para pekerja. Pola kerja WFH memaksa para pekerja untuk memanfaatkan teknologi dan menciptakan ruang kerja sendiri di rumah.

Dalam menjaga produktivitas dan kesehatan pekerja, Yakes Pertamina memonitor para pekerja dan mitra kerja dengan mewajibkan mengisi absensi digital setiap pagi dan melaporkan pekerjaan yang telah dilakukan setiap hari.

Absensi digital selain memantau absensi pekerja yang WHF juga memuat informasi kondisi kesehatan pekerja dan mitra kerja agar perusahaan mengetahui bagaimana kondisi kesehatan pekerjanya. Jika terdapat pekerja atau mitra kerja yang kurat sehat, maka Yakes Pertamina akan segera menindak lanjuti langsung kepada pekerja bersangkutan.

Produktivitas pekerja terjaga dengan pelaporan pekerjaan yang dilakukan setiap hari melalui atasan masing-masing. Selain itu dilakukan video conference (vicon) yang dilakukan setiap hari sesuai dengan jadwal masing-masing fungsi di Yakes Pertamina. Adanya vicon, operasional layanan dan progress pekerjaan yang telah dilakukan dapat terpantau dan segera dapat tindaklanjutnya. Dengan demikian, walaupun dengan WFH, operasional Yakes dalam mengelola layanan kesehatan untuk pensiunan di masa pandemi ini tetap dapat berjalan dengan lancar.

Hits: 49

Pelayanan Kesehatan Untuk Pensiun Pertamina di Tengah Pandemi COVID-19

Yayasan Kesehatan Pertamina sangat concern dan peduli terhadap perkembangan pandemi Covid-19
termasuk upaya melindungi populasi pensiunan Pertamina dari penularan Covid-19 serta memastikan
penanganan / pengobatan jika terinfeksi Covid -19. Yayasan Kesehatan Pertamina mendukung program
#DIRUMAHAJA bagi pensiunan Pertamina untuk mengurangi resiko terpapar Covid-19. Dukungan Yakes
Pertamina diwujudkan dalam beberapa layanan yang bertujuan selain mendukung program
#DIRUMAHAJA juga berupaya untuk meningkatkan aksesibilitas layanan kesehatan dan mendekatkan
layanan kesehatan kepada pensiunan selama masa pandemi. Beberapa layanan dan aktivitas yang
dilakukan Yakes Pertamina adalah sebagai berikut:

  1. Mulai tanggal 16 Maret 2020:
  • Membuka layanan PPK I (dokter umum, dokter gigi, farmasi, dan pemeriksaan penunjang) di RS provider yang ditunjuk Yakes disetiap kota
  • Pensiunan yang mengalami gejala Covid-19 maka dapat mengakses layanan RS rekanan Yakes Pertamina yang merupakan rujukan penanganan Covid-19. Pada keadaan emergency, pensiunan dapat mengakses RS terdekat sesuai domisili dan segera menghubungi Contact Center Yakes Pertamina untuk penjaminan biaya dan monitoring pelayanan.
  1. Mulai tanggal 10 April 2020:
  • Layanan di PPK I Pertamedika yaitu konsultasi dapat dilakukan via online/telepon, surat rujukan dapat dikirim via online, dan layanan obat dapat dikirimkan ke rumah pasien sesuai kesepakatan.
  • Penambahan jejaring untuk layanan area Jabodetabek sebanyak 13 rumah sakit jejaring. Untuk layanan area Luar Jabodetabek akan ditambah RS jejaring sesuai kondisi perkembangan Covid-19 di setiap daerah.
  • Layanan iter obat penyakit kronis sebanyak 3 kali iter, dimana 1 kali iter untuk obat 1 bulan.
  1. Mulai tanggal 20 April 2020 adanya layanan konsultasi online terkait Covid-19 berupa alur penanganan, edukasi dan panduan karantina / isolasi mandiri.

Yakes Pertamina memonitor semua pensiunan dan pasangan yang mempunyai gejala mengarah ke Covid-19 atau terdapat riwayat kontak dengan pasien Covid-19 melalui link bitly dimana data yang dimasukkan oleh para pensiunan dan pasangan akan direkap, dievaluasi dan dilakukan monitoring oleh Tim Yakes Pertamina. Sebanyak 952 Pensiunan yang sudah mengisi data melalui link sampai dengan awal bulan Juni 2020 telah dikelompokkan menjadi Kondisi tidak terkait COvid-19, OTG (Orang Tanpa Gejala), ODP (Orang Dalam Pemantauan), atau PDP (Pasien Dalam Pemantaun). Pada pensiunan yang masuk dalam kriteria OTG, ODP, akan diminta untuk mengisi form pemantauan online selama 14 hari. Sedangkan pada pensiunan yang masuk kriteria PDP PIC Covid-19 Yakes Pertamina akan mengarahkan dan memfasilitasi untuk dirujuk ke RS rujukan Covid-19 terdekat.  Selain itu, Yakes Pertamina juga memfasilitasi pensiunan dan pasangan dengan konsultasi online 24 jam terkait wabah Covid-19 melalui aplikasi telegram.

Hits: 191